Di duga ada politik uang,BAPAK ABDUL AZIZ melaporkan kepanwaslu.kec curup utara kab rejang lebong.

Di duga ada politik uang,BAPAK ABDUL AZIZ melaporkan kepanwaslu.kec curup utara kab rejang lebong.
Bagikan

Metro nusantara.co.id””kamis tgl 18 april 2019,merasa dirugikan bapak abdul aziz caleg dari partai gerindra ini.mendatangi panwaslu kec curup utara,untuk melaporkan temuan yang dia dapatkan didesa suka datang kec curup utara kab rejang lebong.dengan adanya bukti laporan dari panwaslu kec curup utara tersebut,bpk abdul aziz meminta kepada kami media metro nusantara.co.id memberitakanya

uraian singkat kejadian.

pada hari kamis tanggal 18 april 2019,bapak abdul aziz caleg DPRD KAB rejang lebong,partai gerindra no Urut 4,bertandang kerumah ibu rita budi kartini [saksi partai gerindra untuk TPS 2 DESA suka datang]dalam obrolan mereka ibu rita mengungkapkan bahwa yang menyebabkan perolehan suara partai gerindra tidak sesui harapan adalah paktor praktek politik uang.

ibu rita menyatakan bahwa inisial (AS )[mantan kades suka datang]memberikan uang kepada bapak RABA,I sejumlah RP;200 000 dalam pecahan RP;100 000 dua lembar sambil berkata ‘tolong pilih  caleg  nonor urut 2 partai PKB untuk DPRD kabupaten rejang lebong atas nama.(AR)

atas imformasi tersebut BAPAK ABDUL AZIZ merasa keberatan dan dirugikan.maka bapak abdul aziz melaporkan kepada’

1.panwaslu desa suka datang kecamatan

2.kades desa suka datang

3.kades desa lubuk kembang

4.kades desa batu panco

atas saran dari ke empat pihak tersebut di atas laporan diteruskan ke PANWASLU kecamatan curup utara.

jadi sekarang kasus tersebut sudah ditangani piahak panwaslu kecamatan curup utara,atas laporan dan berita ini.ujari bapak abdul aziz.saya menyatakan bahwa isi laporan ini adalah yang sebenar-benarnya dan saya bersedia mempertanggung jawabkanya di hadapan hukum yang berlaku.

Ini poto surat laporan dari panwaslu kecamatan curup utara.

Sebagai kata penutup bpk abdul aziz,meminta agar panwaslu,kasus ini bisa ditindak lanjuti secepatnya sesuai dgn hukum yang berlaku.